Scroll to top

JELANG MUSPROV KONI, RIAU PATUT PUNYA BAPAK OLAHRAGA

Author
By administrator
29 Jan 2026, 21:40:47 WIB Opini
JELANG MUSPROV KONI, RIAU PATUT PUNYA BAPAK OLAHRAGA

Oleh: El Yusril



MUSYAWARAH Provinsi (Musprov) KONI Riau yang akan digelar pada 30 Januari 2026 bukan sekadar agenda rutin organisasi. Ia adalah momentum strategis untuk menentukan arah masa depan olahraga Riau. Dari forum inilah akan lahir Ketua KONI Riau yang diharapkan pantas menyandang predikat Bapak Olahraga Riau, bukan sekadar figur administratif, melainkan pemimpin visioner yang mampu mengubah wajah olahraga daerah secara mendasar.


Selama ini, pembangunan olahraga Riau masih kuat berorientasi pada performance oriented, yakni mengejar prestasi semata. Orientasi ini tentu penting, namun sudah saatnya olahraga Riau naik kelas menjadi profession oriented—olahraga sebagai profesi yang bermartabat dan berkelanjutan. Dalam paradigma ini, atlet dan pelatih menjadikan olahraga sebagai profesi utama pada usia produktifnya, bukan sekadar aktivitas sambilan yang bergantung pada momentum kejuaraan.


Ketika olahraga diperlakukan sebagai profesi, maka relasi emosional dan tanggung jawab personal akan tumbuh dengan sendirinya. Orang yang mencintai profesinya akan memberikan yang terbaik. Jiwa dan raga dipertaruhkan, disiplin dijaga, dan kualitas terus diasah. Dalam konteks itulah, prestasi sejatinya akan datang sebagai konsekuensi logis, bukan sebagai target yang dipaksakan. Inilah fondasi yang seharusnya dibangun dalam dunia olahraga Riau ke depan.


Tentu, perubahan orientasi tersebut bukan pekerjaan mudah dan tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses panjang, konsistensi kebijakan, serta kolaborasi lintas sektor—baik internal organisasi olahraga maupun eksternal dengan dunia pendidikan, industri dan pemerintah daerah. Diperlukan langkah-langkah terukur untuk mengelaborasi seluruh sumber daya olahraga Riau agar manfaatnya kelak benar-benar dirasakan oleh atlet, pelatih, cabang olahraga hingga KONI kabupaten/kota.


Karena itu, Musprov KONI Riau mendatang memikul amanah besar. Hak suara yang dimiliki KONI kabupaten/kota dan pengurus cabang olahraga bukan sekadar hak formal, melainkan tanggung jawab moral. Selektivitas, kejernihan berpikir dan pertimbangan jangka panjang harus menjadi landasan utama dalam memilih calon Ketua KONI Riau.


Sosok yang dibutuhkan bukan hanya populer, tetapi memiliki kapasitas manajerial kuat, kemampuan membangun tim serta visi menata organisasi olahraga di semua jenjang. Ketua KONI Riau ke depan harus mampu mengayomi seluruh cabang olahraga dan KONI daerah dengan semangat kebersamaan, bukan pendekatan sektoral atau elitis. Dari sanalah harapan menjadikan Riau sebagai lumbung atlet nasional dapat diwujudkan secara sistematis.


Jika nilai-nilai tersebut dapat dipenuhi, maka harapan akan lahirnya Bapak Olahraga Riau bukanlah utopia. Sosok itu tidak hanya dirasakan kehadirannya oleh atlet dan pelatih, tetapi juga dicintai oleh insan olahraga dan masyarakat luas. Jelang Musprov KONI ini, Riau memang patut—dan harus—memiliki Bapak Olahraga yang sesungguhnya. 


  • Penulis adalah pengurus salah satu Cabor Teqball Provinsi Riau

Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar