Scroll to top

12 Motor Knalpot Brong Terjaring Patroli Blue Light Polresta Pekanbaru

Author
By administrator
18 Jan 2026, 11:41:53 WIB Riau
12 Motor Knalpot Brong Terjaring Patroli Blue Light Polresta Pekanbaru

GEGAS || PEKANBARU — Sebanyak 12 unit sepeda motor menggunakan knalpot brong terjaring Patroli Blue Light Tim – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru bersama Tim Raga, Sabtu malam (17/01/2026). 


Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio B.W. Wicaksana dalam siaran pers-nya, mengatakan  patroli yang difokuskan pada malam akhir pekan ini dilakukan untuk menyisir aksi balap liar serta menertibkan penggunaan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong yang kerap meresahkan masyarakat.


Dijelaskannya,  patroli ini merupakan langkah konkret kepolisian dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polresta Pekanbaru.


“Sebanyak 12 kendaraan kami amankan karena menggunakan knalpot brong dan kondisi kendaraan tidak standar, seperti tidak adanya spion maupun TNKB. Seluruh kendaraan langsung kami tindak dengan tilang dan diamankan sebagai barang bukti,” kata AKP Satrio.


Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 12 unit sepeda motor dari berbagai lokasi rawan di Kota Pekanbaru. Kendaraan-kendaraan tersebut diketahui melakukan pelanggaran lalu lintas, mulai dari penggunaan knalpot brong, tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), hingga pengendara yang tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat-surat kendaraan.


Patroli dipimpin oleh Kasubnit Turjagwali Ipda Friadi dengan menyasar sejumlah titik strategis yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya pengendara pada malam hari. Beberapa lokasi tersebut antara lain kawasan Kantor DPRD Provinsi Riau, Jalan Jenderal Sudirman sekitar RS Awal Bros, Jalan Arifin Ahmad, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Diponegoro serta Jalan Pattimura.




Selain menindak pelanggaran lalu lintas, kegiatan ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan, mencegah aksi balap liar serta mengantisipasi tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor (C3). 


Dengan kehadiran polisi di lapangan, diharapkan tercipta rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.


AKP Satrio turut mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama saat keluar rumah pada malam hari. Menurutnya, pengawasan keluarga sangat penting untuk mencegah keterlibatan remaja dalam kegiatan yang melanggar hukum dan membahayakan keselamatan.


“Kami akan terus mengintensifkan patroli ini demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Pekanbaru,” pungkasnya. * (Denny W)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar