GEGAS || PEKANBARU – Desakan agar PT Agrinas Palma Nusantara segera mencabut Kerja Sama Operasional (KSO) dengan PT Prima Agro Sawitindo (PT PAS) mengemuka dalam aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Tokoh Pemuda dan Masyarakat Desa Danau Rambai di Kantor PT Agrinas Palma Nusantara, Jalan Datuk Wan Abdul Jamal, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Kamis (23/7/2026).
Sekitar 100 peserta aksi yang dipimpin koordinator lapangan Pramana Onesto menyuarakan tuntutan agar perusahaan mengambil langkah tegas terhadap kerja sama yang dinilai menjadi sumber persoalan di lapangan. Isu pencabutan KSO menjadi tuntutan utama yang terus disuarakan massa sepanjang aksi berlangsung.
Selain mendesak penghentian kerja sama operasional dengan PT Prima Agro Sawitindo, massa juga meminta PT Agrinas Palma Nusantara membuka ruang dialog secara transparan dengan masyarakat Desa Danau Rambai.
"Kami meminta PT Agrinas mecabut kerja sama operasional atau KSO dengan PT Prima Agro Sawitindo. Seluruh aspirasi warga perlu didengar secara terbuka dan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang jelas sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian berkepanjangan," teriak Pramana Onesto, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi dalam orasinya.
Massa turut meminta adanya penyelesaian yang adil terhadap berbagai persoalan yang mereka sampaikan kepada perusahaan. Menurut peserta aksi, penyelesaian tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian sekaligus mengakhiri polemik yang selama ini berkembang di tengah masyarakat.
Sekitar pukul 10.35 WIB, perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh jajaran manajemen dan keamanan PT Agrinas Palma Nusantara, yakni Kepala Keamanan Kolonel Inf Sukirman, Kepala Bagian Keamanan Kolonel CPM Jefridin Tambusai, serta GM 3 Wilayah PT PAS Marsma (Purn.) Tavianda.
Di hadapan massa, pihak perusahaan menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan diterima dan diteruskan kepada pimpinan pusat PT Agrinas Palma Nusantara sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut. Manajemen juga menyatakan akan melakukan peninjauan serta pengecekan kembali terhadap pokok-pokok tuntutan yang disampaikan masyarakat guna mencari solusi atas permasalahan yang ada.

Respons tersebut diterima oleh peserta aksi. Setelah memperoleh penjelasan dari pihak perusahaan, massa memilih mengakhiri unjuk rasa secara tertib sekitar pukul 10.50 WIB tanpa terjadi gangguan terhadap situasi keamanan maupun aktivitas di sekitar lokasi.
Aksi ini menjadi penanda bahwa tuntutan masyarakat Desa Danau Rambai kini mengerucut pada satu isu utama, yakni permintaan agar PT Agrinas Palma Nusantara mengevaluasi hingga mencabut KSO dengan PT Prima Agro Sawitindo.
Meski perusahaan belum mengambil keputusan terkait tuntutan tersebut, komitmen untuk membawa aspirasi ke tingkat pimpinan pusat dan melakukan peninjauan kembali membuka ruang bagi proses penyelesaian yang diharapkan berlangsung secara transparan, akuntabel dan mengedepankan dialog dengan seluruh pihak yang berkepentingan. **
