GEGAS || PEKANBARU — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru menyalurkan sedikitnya 200 paket bantuan sosial kepada para sopir dan driver ekspedisi yang sehari-hari menjalankan aktivitas di Kota Bertuah dan sekitarnya.
Bakti sosial (baksos) ini sempena memperingati Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026 nanti. Kegiatan ini merupakan rangkaian program bertajuk "Polantas Menyapa" dan digelar di kantor ekspedisi J&T, Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru, Rabu (17/6/2026) pagi.
Baksos ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian kepolisian terhadap para pekerja sektor logistik, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pekanbaru, AKP Irsan, kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Para sopir dan pihak manajemen J&T menyambut positif kehadiran jajaran kepolisian yang memberikan bantuan sekaligus menyampaikan pesan keselamatan berkendara.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Wicaksono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi para driver. Selain itu, kami juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas dalam setiap aktivitas berkendara," tuturnya.
Menurut AKP Satrio Wicaksono, para pengemudi ekspedisi memiliki peran penting dalam mendukung distribusi barang dan perputaran ekonomi daerah. Karena itu, kesadaran akan keselamatan berkendara menjadi faktor utama yang harus terus ditingkatkan guna menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.
Melalui program "Polantas Menyapa", Polresta Pekanbaru berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para pekerja di sektor transportasi dan logistik.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas sekaligus mewujudkan kondisi jalan raya yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan. * (rls/Marden)
