Scroll to top

Ricuh Tajen Denpasar, Bobotoh Terkapar Bersimbah Darah

Author
By administrator
25 Mei 2026, 14:29:43 WIB Hukrim
Ricuh Tajen Denpasar, Bobotoh Terkapar Bersimbah Darah

GEGAS || DENPASAR β€” Arena tajen atau sabung ayam di kawasan Jalan Mertajaya, Jalan Gunung Agung, Pemecutan, Denpasar Barat, kembali diguncang insiden berdarah, Jumat (22/5/2026) sore. 


Seorang bobotoh asal Tabanan dilaporkan mengalami luka serius di bagian leher setelah kericuhan pecah di tengah arena perjudian tersebut.


Korban yang diperkirakan berusia sekitar 45 tahun itu sempat menjadi perhatian pengunjung setelah terjadi perselisihan terkait taruhan dalam pertandingan tajen yang disebut melibatkan nilai hingga puluhan juta rupiah. Situasi memanas ketika korban diduga hendak meninggalkan lokasi usai ayam jago andalannya kalah dalam laga taruhan.


Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lokasi kejadian, tindakan korban memicu emosi sejumlah bobotoh lain. Ketegangan kemudian berubah menjadi keributan setelah korban disebut dicegat beberapa orang di sekitar arena. 


Dalam situasi kacau itu, korban mendadak terkapar dengan luka serius di bagian leher dan tubuh bersimbah darah.


Sejumlah saksi mata mengaku sempat melihat adanya aksi dorong-dorongan hingga dugaan pengeroyokan sebelum korban terluka parah. Namun hingga kini belum dapat dipastikan siapa pelaku yang menyebabkan luka tersebut maupun benda yang digunakan dalam insiden itu.


β€œAwalnya hanya ribut soal taruhan. Tidak lama kemudian suasana jadi kacau dan korban sudah jatuh penuh darah. Orang-orang langsung panik,” kata salah seorang sumber di sekitar lokasi kejadian.


Korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Hingga Jumat malam, kondisi korban dikabarkan masih kritis akibat luka serius yang dialaminya.


Sementara itu, aparat kepolisian disebut telah turun melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Pihak kepolisian masih mendalami kronologi lengkap, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana penganiayaan maupun kaitan dengan aktivitas perjudian di arena tajen tersebut.


Insiden ini kembali menambah daftar panjang kericuhan di arena tajen di Bali yang berulang kali berujung kekerasan. Praktik perjudian sabung ayam yang masih marak di sejumlah wilayah dinilai rawan memicu konflik antarbobotoh, terutama ketika melibatkan taruhan dalam jumlah besar.


Aparat keamanan juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas perjudian ilegal yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban. 


Polisi meminta warga segera melaporkan apabila menemukan praktik perjudian maupun aksi kekerasan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat. * (Tim)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar