GEGAS || PEKANBARU — DPD Projo Riau menegaskan komitmennya memperkuat struktur organisasi dan mengawal keberlanjutan pembangunan nasional melalui pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Ameera, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Senapelan, Pekanbaru, Sabtu (23/5/2026).
Mengusung tema “Konsolidasi Total Menuju Organisasi Solid”, agenda tersebut menjadi ajang konsolidasi besar relawan Projo se-Riau yang dihadiri sekitar 60 peserta dari berbagai daerah. Sejumlah pejabat pemerintah, unsur Forkopimda, hingga tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung sejak siang hingga malam hari itu.
Ketua Panitia Konferda Projo Riau, Hendra Kurniawan, mengatakan forum tersebut bukan sekadar agenda organisasi, tetapi langkah strategis memperkuat daya serap aspirasi masyarakat dan mempererat koordinasi antar elemen relawan di daerah.
“Konferda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus memastikan aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik dalam proses pembangunan daerah maupun nasional,” ujar Hendra dalam sambutannya.

Dia menyatakan, pelaksanaan konferda sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, yang meminta seluruh struktur organisasi memperkuat konsolidasi internal dan terus mengawal berbagai capaian pembangunan nasional.
Menurutnya, Projo Riau ingin bertransformasi menjadi gerakan rakyat yang tidak hanya aktif secara politik, tetapi juga mampu membangun kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Ketua DPD Projo Riau, Sony Silaban, menyebut konferda menjadi simbol kesiapan organisasi dalam memperkuat jaringan relawan hingga tingkat daerah. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan pembangunan melalui sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.
“Projo bukan sekadar organisasi relawan. Kami ingin menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendorong pembangunan yang berpihak kepada rakyat,” kata Sony.

Dalam kesempatan itu, Sony juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan elemen organisasi yang hadir. Ia berharap konferda mampu melahirkan rekomendasi konkret bagi kemajuan Riau sekaligus memperkuat posisi Projo sebagai wadah aspirasi masyarakat.
Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi soliditas pengurus Projo Riau dalam mempersiapkan konferda.
Dia menilai konsolidasi organisasi menjadi langkah penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan nasional di tengah dinamika sosial dan politik daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Bobby Rachmat, yang mewakili Plt Gubernur Riau, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan konferda.
Dikatakannya, sinergi antara organisasi masyarakat dan pemerintah daerah penting untuk menciptakan stabilitas serta memperkuat partisipasi publik dalam pembangunan.

“Kegiatan seperti ini menjadi ruang kolaborasi yang positif antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah,” ucapnya.
Konferda Projo Riau juga dihadiri mantan Gubernur Riau periode 2019–2023, Syamsuar, unsur kepolisian, TNI, kejaksaan serta perwakilan pengurus Projo dari kabupaten/kota se-Riau.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan santap malam bersama jajaran pengurus DPP Projo. * (Fadly)
