Scroll to top

Ragukan Kematian Akibat Gantung Diri, Kuasa Hukum Almarhum Prada Josua Datangi Rumkit Tentara Pekanbaru

Author
By administrator
08 Agu 2024, 14:34:29 WIB Riau
Ragukan Kematian Akibat Gantung Diri, Kuasa Hukum Almarhum Prada Josua Datangi Rumkit Tentara Pekanbaru

GEGAS.CO || PEKANBARU - Ragukan kematian Prada Josua Lumban Tobing dikarenakan gantung diri, Tim Kuasa Hukum almarhum, Kamis siang (8/8/2024) mendatangi Rumah Sakit (Rumkit) Tentara, Pekanbaru.

Kematian Prada Josua Lumban Tobing, anggota Batalyon Infanteri 132 Bangkinang Salo (BS), Riau, sempat viral. Betapa tidak, Josua dilaporkan meninggal dunia dengan cara gantung diri yang dipicu kekecewaan yang mendalam karena diputus cinta pacarnya.

Kejadian gantung diri terjadi di Gudang-1 Logisitik Yonif BS, Minggu, 30 Juni 2024 lalu. Pihak keluarga yang kaget bercampur sedih mendalam mendengar kabar tersebut. Mereka tidak percaya anaknya nekat mengakhiri hidup dengan cara guntung diri hanya gegara diputuskan pacarnya.

Tak percaya penyebab kematian itu, pihak keluarga almarhum yakni ayahnya Wilson Lumban Tobing meminta pendampingan hukum ke Kantor Hukum Dr Freddy Simanjuntak, S.H., M.H. dan Rekan.

Lalu Rombongan Tim Kuasa Hukum Almarhum (Alm) Josua, terdiri dari Freddy Simanjuntak, S.H., M.H, Triandi Bimankalid, S.H., M.H, Dian Wahyunie SKM., S.H., M.M., M.H.Kes., CTL, Agus Sahat Sitompul, SKM., S.H., M.H., Syafruddin Simbolon, S.H., M.H, Wiliam Alfred Halomoan, S.H., M.H., Suci Rahma Dani S.H., dan M. ARDIANSYACH, S.H pun mendatangi Rumkit Tentara, Jalan Kesehatan Pekanbaru. 

Kedatangan Tim Kuasa Hukum Alm Josua ini diterima dengan ramah Kepala Rumkit (Karumkit) dr. Finot, Sp.pA. Di kesempatan itu, Tim Kuasa Hukum meminta Surat Kematian dan juga Rekam Medis yang menjadi hak bagi keluarga korban, yang sampai saat ini belum diterima oleh Keluarga Korban. 

Ternyata berdasarkan Surat Kematian dan Rekam Medis yang dikeluarkan oleh pihak Rumkit Tentara menyatakan bahwa Korban ketika sampai di Rumah Sakit dalam keadaan sudah Meninggal Dunia, dan Cara Kematian dinyatakan adalah Kematian Tidak Wajar (Unnatural Death) dengan Klasifikasi Tidak Diketahui Cara Kematiannya tersebut.

''Surat Kematian dan Rekam Medis yang dikeluarkan oleh Pihak Rumah Sakit membuktikan bahwasanya Dugaan atau statement yang beredar yang menyampaikan anak klien kami Alm. Prada Josua Lumban Tobing Meninggal akibat Bunuh diri dengan cara menggantungkan dirinya karena diputusin Pacarnya sesungguhnya telah terbantahkan,'' tegasnya.

Ditambahkan Freddy, Surat Pernyataan yang diserahkan oleh Komandan Korem untuk ditandatangani oleh Ayah Korban terkesan dipaksakan dan terlalu dini atau sangat prematur untuk mengambil sebuah kesimpulan yang menyatakan Korban meninggal akibat bunuh diri dengan cara gantung diri.

Di kesempatan itu, Tim Kuasa Hukum Alm Prada Josua juga mempertanyakan keberadaan CCTV di lokasi kejadian, mengingat Korban diduga gantung diri tersebut berada pada Gudang Logistik yang semestinya ada rekaman CCTV.


Tetapi hingga kini rekaman CCTV tersebut tidak pernah ditunjukkan kepada Keluarga Korban. Apalagi mereka mendapatkan fakta terbaru bahwa jenazah korban ketika sampai di Rumah Sakit Tentara masih memakai Seragam TNI bukan milik Korban namun atas nama Insial “RS”.

Sementara itu, Dian Wahyuni,E, SKM., S.H., M.M., M.H.Kes., CTL yang juga merupakan Tim Kuasa Hukum keluarga Alm. Prada Josua Lumban Tobing kepada wartawan, menyatakan basic saya adalah orang Kesehatan yang hari ini fokus pada Kajian Hukum Kesehatan, melihat data-data serta keterangan-keterangan yang didengar dan disaksikan.

'Dapat kita kaji bahwasanya ada praduga kuat yang mengarah bukan disebabkan Bunuh Diri karena Gantung diri. Oleh sebab itu, kami bersama Tim Kuasa Hukum lainnya akan berjuang untuk mengungkap fakta ini dengan sebenar-benarnya,'' ungkapnya.

Untuk langkah hukum selanjutnya, Tim Kuasa Hukum akan mengajukan pembongkaran makam untuk kepentingan autopsi jenazah Korban dan mendorong Pemerintah dan Instansi terkait lainnya untuk membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) yang independen untuk mengungkap Fakta Kejadian sesungguhnya bagaimana Alm Prada Josua Lumban Tobing kehilangan nyawanya. * (rls/Tim)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar