GEGAS.CO || PEKANBARU – Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa tugas pokok Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersifat universal dan berlaku di seluruh dunia, yakni polisi harus hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Penegasan itu disampaikannya saat memimpin apel patroli anti balam liar, anti premanisme dan kejahatan penyakit masyarakat (Pekat) di halaman kantor Samsat, Jalan Gajah Mada Pekanbaru.
Selain Tim Gabungan Polresta dan tim khusus yang baru dibentuk Kapolda, Tim RAGA tampak hadir Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika serta pejabat utama (PJU) Polda Riau lainnya.
Dalam arahannya, Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa tugas pokok Polri telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, yakni menjaga dan memelihara keamanan serta ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, serta menegakkan hukum.
"Penegakan hukum dalam era polisi modern bukan menjadi langkah utama, melainkan upaya terakhir. Yang utama adalah pencegahan kejahatan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya pencegahan tersebut," ucapnya.
Kapolda menekankan patroli
ini bukan hanya sekadar patroli. Ini tentang memberikan sentuhan kepada masyarakat, agar mereka merasa aman dan mengetahui bahwa negara hadir melalui Polri.
Irjen Herry meminta agar para personel tidak hanya bekerja dalam diam, tetapi juga menyampaikan capaian kinerja kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.
“Kegiatan seperti penangkapan premanisme yang baru-baru ini kita lakukan, harus disampaikan kepada masyarakat. Biar masyarakat tahu, percaya, dan merasa aman karena kita bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Di kesempatan sama, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika kepada wartawan menjelaskan, pada patroli malam ini pihaknya menurunkan sebanyak 250 personel ditambah Tim RAGA yang baru dibentuk Kapolda Riau.
Tim gabungan ini akan turun ke tempat tempat rawan kejahatan jalanan, premanisme serta aksi balap liar. Tim ini akan bertugas hingga Subuh nanti.

Kapolresta Pekanbaru menyebutkan Kota Pekanbaru merupakan etalase Provinsi Riau. Tolak ukur Kamtibmas dimulai dari ibukota Provinsi Riau ini.
Apalagi pesan Kapolda Riau telah mengingatkan bahwa rasa aman masyarakat adalah tolak ukur keberhasilan tugas Polri.
“Jika ada satu saja masyarakat merasa tidak aman, maka seluruh tugas kita bisa dikatakan gagal," kata Kombes Jeki.
Kapolresta berharap personel yang bertugas malam ini dapat menjalankannya dengan baik dan profesional serta mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya di Kota Pekanbaru. * (Denny W)
