GEGAS || PEKANBARU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat terus menunjukkan progres signifikan di Provinsi Riau. Tepat satu tahun sejak diresmikan, Polda Riau telah mengoperasikan 15 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk 67.000 murid atau penerima manfaat.
Demikian diungkapkan Irjen Pol Herry Heryawan, Kapolda Riau di sela sela peninjauan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pekanbaru, Kamis pagi (8/1/2026).
“Hari ini, tepat tanggal 8 Januari 2025 program MBG diresmikan dan diterapkan. Sekarang sudah berjalan satu tahun lebih dua hari,” tuturnya.

Ditambahkan Irjen Herry Heryawan, hingga awal Januari 2026, sebanyak 15 unit SPPG telah beroperasi penuh di berbagai wilayah. Jumlah ini akan bertambah menjadi 18 unit seiring masih berjalannya tahap pembangunan tiga dapur gizi tambahan.
Seluruh SPPG itu ditargetkan melayani lebih dari 67 ribu murid di Bumi Lancang Kuning. Seiring berjalannya waktu, penerima manfaat MBG juga terus diperluas. Tidak hanya anak sekolah serta ibu hamil dan menyusui, program ini kini menjangkau lima kategori tambahan, yakni tenaga pendidik dan guru, penyandang disabilitas, lansia serta anak-anak jalanan.
Kapolda Riau turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan strategis tersebut. Menurut dia, MBG merupakan investasi jangka panjang negara dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Anak-anak kita harus mendapatkan gizi seimbang agar mampu mencapai cita-citanya. Ini investasi yang sangat berharga untuk masa depan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Syahrial Abdi yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat koordinasi lintas kabupaten dan kota dalam mendukung MBG. Selaku Ketua Satgas MBG Provinsi Riau, ia menegaskan peningkatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan.
“Program ini untuk anak-anak sebagai masa depan bangsa. Koordinasi dengan seluruh daerah terus kami perkuat,”ucapnya. * (Denny W)
