GEGAS.CO || PEKANBARU - Sempena memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menggelar rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Mulai dari pelayanan publik, edukasi berlalu lintas, hingga aksi sosial dan keagamaan, seluruh program ini mencerminkan transformasi Polri yang lebih humanis, inklusif, dan berdampak luas. Kegiatan berlangsung sepanjang bulan Juni, dan puncaknya akan digelar di GOR Tribuana Pekanbaru, Senin (30/6/2025).
Sebanyak 79 titik layanan publik dihadirkan Ditlantas Polda Riau untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta pembayaran pajak kendaraan bermotor. Lokasi layanan ditempatkan di pusat-pusat aktivitas masyarakat demi memberikan kemudahan dan meningkatkan kepuasan publik.
Selain itu, program ini juga berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau.
Sebagai bagian dari program edukatif, Ditlantas Polda Riau menggelar 79 kegiatan "Polisi Sahabat Anak (Polsanak)" yang bertujuan menanamkan disiplin berlalu lintas serta kecintaan terhadap lingkungan kepada anak-anak. Konsep "Green Policing" diperkenalkan dalam program ini, mengedepankan peran polisi dalam pelestarian alam.
Puncak kegiatan edukasi anak akan ditandai dengan Festival Polisi Cilik (Pocil) yang mempertemukan tim-tim Pocil dari berbagai daerah.
Acara ini akan digelar di GOR Tribuana, Senin 30 Juni 2025, sebagai ajang ekspresi kreatif dan pembentukan karakter disiplin, cinta tanah air, serta budaya tertib sejak usia dini.
Ditlantas Polda Riau juga menyelenggarakan *Dragbike Bhayangkara 2025 yang akan berlangsung Minggu malam, (29/6/2025) di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai.
Ajang balap motor resmi ini menghadirkan pembalap profesional dan amatir, dan bertujuan mengalihkan aktivitas balap liar ke arena yang aman dan terkontrol, sebagai upaya nyata mengurangi kenakalan remaja dan keresahan masyarakat.
Selain kegiatan edukatif dan kompetitif, Ditlantas Polda Riau juga melaksanakan Bakti Religi dan Bantuan Sosial. Petugas Polantas bersama masyarakat bergotong royong membersihkan tempat ibadah lintas agama serta menyalurkan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Langkah ini tidak hanya memperkuat ikatan sosial, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan toleransi antar umat beragama.
Membangun Polri Presisi, Polantas yang Menyentuh Hati
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan cerminan transformasi Polri menuju institusi yang lebih dekat, responsif, dan berorientasi pada pelayanan.
Kami ingin kehadiran Polantas tidak hanya terlihat di jalan, tapi juga terasa di hati masyarakat. Dengan semangat Bhayangkara ke-79, kami berkomitmen menghadirkan inovasi pelayanan publik, membentuk karakter generasi bangsa yang taat berlalu lintas, serta memperkuat ikatan kebangsaan dan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat,” tutur Kombes Taufiq.
Dengan mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", Ditlantas Polda Riau menunjukkan bahwa peran kepolisian hari ini bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendidik, penggerak sosial, dan pelindung nilai-nilai kemanusiaan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan di Bumi Lancang Kuning. * (rls/Marden)
