GEGAS || DURI — Tim Opsnal Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau, Kabupaten Bengkalis, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria berinisial R.A (34) ditangkap dalam operasi penindakan yang digelar pada Rabu (18/3/2026) sekira pukul 22.30 WIB di kawasan Jalan Lintas Duri–Dumai Km 14, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan.
Pengungkapan kasus ini bermula dari keresahan masyarakat yang melaporkan dugaan maraknya aktivitas transaksi narkoba di wilayah tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, tim operasional langsung melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan tersangka di lokasi.
Kapolsek Mandau Kompol Primadona melalui keterangan resminya menyebutkan bahwa saat penangkapan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan tersangka dalam peredaran narkotika.
Barang bukti tersebut meliputi satu paket diduga sabu, satu unit telepon genggam, serta uang tunai sebesar Rp1 juta yang diduga terkait transaksi.
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial H.H alias M.
Saat ini, sosok tersebut telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dan tengah diburu aparat kepolisian.
“Pengembangan kasus terus dilakukan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” ungkapnya seraya menegaskan bahwa peredaran narkotika di wilayah hukum Mandau menjadi perhatian serius.
Kini, tersangka R.A telah diamankan di Mapolsek Mandau guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang tentang Narkotika yang mengatur sanksi tegas bagi pelaku peredaran gelap narkoba.
Kepolisian juga menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan sendiri. Sinergi dengan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran barang terlarang tersebut.
Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110 maupun saluran komunikasi resmi kepolisian setempat.
Langkah partisipatif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bersih dari ancaman narkotika. * (rls/Asriwandi)* (rls/Asriwandi)
