GEGAS || PEKANBARU – Suasana khidmat menyelimuti Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kamis (2/7/2026), saat digelar Parade Kirab dan Upacara Penghormatan atas Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti yang disematkan kepada Pataka Polda Riau "Tuah Sakti Hamba Negeri".
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Presiden Republik Indonesia kepada satuan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dinilai memiliki jasa dan pengabdian luar biasa bagi bangsa dan negara.
Rangkaian kegiatan diawali sejak pagi hari dengan kedatangan Kapolda Riau, Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, di VIP Lancang Kuning yang disambut jajaran pejabat utama Polda Riau, Pataka Polda Riau serta puluhan pengemudi ojek online yang turut memeriahkan penyambutan.
Dari Bandara VIP Lancang Kuning, Pataka "Tuah Sakti Hamba Negeri" yang telah disematkan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dikirab menuju Mapolda Riau. Iring-iringan berlangsung meriah melewati sejumlah ruas jalan utama Kota Pekanbaru dengan pengawalan personel kepolisian dan diiringi Drum Band Andika Praja Kabupaten Kampar, sehingga menjadi perhatian masyarakat yang menyaksikan langsung prosesi tersebut.
Kirab kemudian berlanjut menuju Lapangan Mapolda Riau untuk pelaksanaan upacara penghormatan yang dipimpin langsung Kapolda Riau. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Gubernur Riau SF Harianto, unsur Forkopimda Provinsi Riau, pimpinan TNI, Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi, Badan Intelijen Negara Daerah, para pejabat utama Polda Riau, Bhayangkari, para Kapolres jajaran serta tamu undangan dari berbagai instansi.
Prosesi upacara berlangsung dengan penuh khidmat. Pataka Polda Riau yang telah menerima Nugraha Sakanti memasuki lapangan upacara dan disambut penghormatan seluruh peserta sebagai simbol penghargaan atas dedikasi institusi.
Dalam amanatnya, Kapolda Riau menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata menjadi kebanggaan pimpinan, melainkan merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polda Riau tanpa terkecuali.
Ia menyampaikan bahwa penghormatan kepada Pataka Polda Riau yang membawa Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti merupakan bentuk penghargaan negara terhadap pengabdian tulus seluruh anggota Polri yang telah menjalankan tugas dengan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat.
Kapolda juga menyampaikan rasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar Polda Riau sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel, mulai dari tingkat Polda hingga Polsek, yang selama ini terus bekerja menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurut dia, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, loyalitas, dan pengabdian aparat kepolisian mendapat pengakuan dari negara. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa penghormatan tersebut juga membawa tanggung jawab moral yang lebih besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Mengutip pesan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan saat Upacara Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2026, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga kepercayaan rakyat dan tidak menyakiti masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.
Pesan tersebut, kata dia, harus menjadi pedoman seluruh anggota Polri dalam membangun institusi yang profesional, humanis serta semakin dipercaya publik.
Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa, penghormatan terakhir kepada Pataka Polda Riau, serta laporan penutupan dari Komandan Upacara. Seluruh prosesi berakhir sekitar pukul 08.50 WIB dalam suasana tertib, aman dan kondusif.
Penganugerahan Nugraha Sakanti kepada Pataka "Tuah Sakti Hamba Negeri" menjadi tonggak penting bagi Polda Riau.
Selain menjadi simbol kehormatan institusi, penghargaan tersebut juga diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian di Provinsi Riau untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga amanah yang diberikan negara demi terciptanya keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan. * (Marden)
