Scroll to top

Gubernur Riau Dinilai Tak Pantas Bawa Tagline Merawat Tuah, Menjaga Marwah

Author
By administrator
07 Agu 2025, 20:56:16 WIB Riau
Gubernur Riau Dinilai Tak Pantas Bawa Tagline Merawat Tuah, Menjaga Marwah

GEGAS.CO || PEKANBARU  — Keputusan Gubernur Riau, Abdul Wahid, memasang balon udara raksasa berlogo APRIL dan APR di halaman Kantor Gubernur Riau jelang peringatan HUT ke-68 Provinsi Riau menuai kritik tajam. 

Jikalahari menyebut tindakan itu mencederai semangat tagline resmi perayaan: "Merawat Tuah, Menjaga Marwah".

Menurut Jikalahari, langkah Gubernur Wahid menunjukkan sikap abai terhadap kerusakan lingkungan dan keselamatan warga, terutama di tengah proses hukum terhadap PT Selaras Abadi Utama (SAU) —anak usaha APRIL Grup— atas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 60 hektare di wilayah konsesinya, yang kini telah disegel oleh Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Gubernur harus tegas, bukan malah memberi panggung istimewa bagi korporasi perusak lingkungan.

Balon berlogo  APRIL dan APR jelang Hari Jadi Provinsi adalah bentuk pengkhianatan terhadap Marwah, Tuah Melayu,” tegas Apriyan Sargita,  Wakil Koordinator Jikalahari.

Gubernur Abdul Wahid selama ini kerap mengutip pepatah Melayu: “Tuah hutan ada pada rimbanya, tuah sungai ada pada ikannya, dan tuah manusia ada pada budinya.” Namun kenyataan di lapangan justru menunjukkan pembiaran terhadap pelanggaran korporasi besar.

Jikalahari menegaskan bahwa tindakan simbolis seperti memasang balon berlogo APRIL bukan hanya bentuk pelecehan terhadap nilai-nilai budaya Melayu, tetapi juga bentuk legitimasi atas pelanggaran lingkungan yang masif.

Jikalahari mendesak agar balon udara berlogo APRIL dan APR segera diturunkan. 

Peringatan Hari Jadi Provinsi Riau seharusnya menjadi momen reflektif menjaga warisan alam, bukan merayakan pencemaran dan pengkhianatan terhadap tuah Melayu. * (rls/Marden)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar