GEGAS || PEKANBARU — Transisi kepemimpinan di lingkungan Universitas Awal Bros resmi bergulir. Menyusul pelantikan jajaran pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang baru, Presiden Mahasiswa Universitas Awal Bros (UAB) periode 2024–2025, Leo Arrdy Gusnadi, secara terbuka menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan kepada Nandra Faza Satyva.
Nanda Faza yang akan mengemban amanah sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) periode 2026–2027.
Kepada awak media, Leo Arrdy Gusnadi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan elemen krusial dalam menjaga iklim demokrasi dan keberlanjutan gerakan mahasiswa di perguruan tinggi.
Menurut dia, kepemimpinan BEM pada periode 2026–2027 akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring dinamika sosial-politik nasional dan perkembangan teknologi yang kian cepat.
"Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Kabinet Cakra Shitya periode 2024–2025, saya mengucapkan selamat atas amanah besar yang diemban Saudara Nandra Faza Satyva," kata Leo.
Pelantikan ini, imbuhnya, bukan sekadar seremoni, melainkan penyerahan tongkat estafet perjuangan agar suara mahasiswa tetap menjadi kompas moral, baik bagi kebijakan kampus maupun nasional.
Leo juga menekankan pentingnya konsistensi dalam advokasi mahasiswa. Ia berharap kepengurusan baru mampu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian periode sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi strategis dalam merespons isu-isu aktual, mulai dari kesejahteraan mahasiswa, kualitas akademik, hingga peran mahasiswa dalam pembangunan bangsa.
"Saya percaya Saudara Nandra Faza Satyva memiliki integritas dan kapasitas untuk membawa BEM Universitas Awal Bros ke arah yang lebih progresif. Di tahun 2026, mahasiswa dituntut adaptif terhadap teknologi, namun tetap teguh memegang prinsip-prinsip kerakyatan,” tambahnya.
Sebagai penutup masa jabatannya, Leo Arrdy Gusnadi menyatakan komitmen untuk tetap memberikan sumbangsih pemikiran apabila dibutuhkan demi kemajuan organisasi. Dia juga mengajak seluruh elemen mahasiswa Universitas Awal Bros untuk bersatu dan mendukung visi-misi kepemimpinan yang baru.
"Jadilah pelindung bagi mekarnya ide-ide kreatif dan penjaga setiap nafas demokrasi di kampus ini. Teruslah melangkah dengan kebijaksanaan, demi kebaikan mahasiswa dan kemuliaan almamater. Jangan pernah gentar dalam membela kebenaran,” pungkas Leo. * (rls/Marden)
