Scroll to top

Tak Biasa! Sepasang Gajah Sumatera Jadi Petugas Upacara Kemerdekaan di Pekanbaru

Author
By administrator
17 Agu 2025, 18:35:53 WIB Riau
Tak Biasa! Sepasang Gajah Sumatera Jadi Petugas Upacara Kemerdekaan di Pekanbaru

GEGAS.CO || PEKANBARU — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Pekanbaru berlangsung dengan suasana berbeda. 


Masyarakat yang melintas di Jalan HR Soebrantas, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani, dibuat kagum dengan kehadiran sepasang gajah sumatera dalam upacara bendera, Minggu (17/8/2025).


Bukan sekadar hadir, gajah betina bernama Vera (38) dan gajah jantan bernama Jovi (45)didapuk sebagai petugas upacara. Keduanya tampil dalam momen pembacaan teks Undang-Undang Dasar 1945.


Dipandu oleh para mahout atau pawang gajah yang mengenakan pakaian adat Melayu Riau, Vera dan Jovi berjalan tenang memasuki lapangan upacara di halaman Kantor Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.


Puncak acara terjadi saat mahout Gono, yang berada di atas gajah Jovi, membacakan teks UUD 1945 dengan lantang. Sementara itu, gajah Vera berdiri tenang di sisinya, seakan ikut menghormati makna kemerdekaan.


Keduanya semakin mencuri perhatian karena mengenakan kain songket berwarna hitam dengan motif emas, lengkap dengan aksen merah putih di ujungnya. Penampilan ini membuat suasana upacara terasa lebih khidmat dan penuh pesan simbolis.


Kepala BBKSDA Riau Supartono mengatakan bahwa pihaknya ingin menyampaikan pesan penting kepada masyarakat melalui perayaan kemerdekaan kali ini.


"Kita ingin menyampaikan bahwa gajah bisa hidup berdampingan dengan manusia, selama kita berbagi ruang bersama mereka. Bagi kami, gajah-gajah ini adalah pahlawan,” ucapnya.




Ditambahkan Supartono, Vera dan Jovi merupakan gajah jinak yang didatangkan dari Pusat Latihan Gajah Minas, Kabupaten Siak. 


Selama ini keduanya berperan penting membantu mitigasi konflik antara gajah liar dan manusia. Untuk memastikan kelancaran, keduanya bahkan dilatih khusus selama sepekan sebelum upacara.


Sebagai bentuk kepedulian lingkungan, usai upacara pihak BBKSDA Riau turut membagikan 600 batang bibit pohon alpukat dan matoa kepada masyarakat yang melintas di sekitar kantor mereka.


Kehadiran Vera dan Jovi dalam upacara kemerdekaan ini menjadi pesan kuat bahwa makna kemerdekaan tidak hanya milik manusia, tetapi juga milik alam dan satwa yang harus dijaga bersama. * (Denny W)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar