Scroll to top

Polda Riau Didesak Usut Tuntas Galian C Ilegal

Author
By administrator
08 Apr 2026, 17:57:46 WIB Hukrim
Polda Riau Didesak Usut Tuntas Galian C Ilegal

GEGAS || PEKANBARU – Gelombang protes kembali menyambangi Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau. 


Puluhan aktivis dari DPP LSM Barisan Suara Rakyat Bersatu (BERANTAS) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pattimura, Pekanbaru, Rabu (8/4/2026) siang. 


Dalam orasinya, koordinator lapangan Temazaro Laia menegaskan tuntutan utama mereka: mengusut tuntas kematian Farisman Laia yang diduga menjadi korban aktivitas galian C ilegal di Jalan Simpang Jengkol, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya.


"Kami mendukung penuh Polda Riau dan Polsek Kulim untuk menangkap pemilik galian ilegal. Jalan rusak, lingkungan terancam, dan kini ada korban jiwa. Ini tidak bisa dibiarkan," ujar Temazaro di hadapan puluhan pendemo.



Keluarga korban yang turut hadir meminta keadilan tegas. Massa menilai aparat kepolisian, khususnya Polda Riau dan Polsek Kulim, terkesan lamban dan tidak tegas dalam menangani kasus yang merenggut nyawa warga tersebut.


Hingga kini, belum ada satu pun pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, meski peristiwa tersebut telah terjadi sejak 18 Maret 2026.


"Kami minta galian ilegal segera ditutup. Jika tidak, kami akan turun dengan massa lebih besar, sekalipun harus berdarah-darah," tegasnya.


Aksi ini diterima oleh Kasubdit II Dit Intelkam Polda Riau, AKBP Boy Azhar. Di hadapan massa aksi, dia menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang tertib.


"Kami mendengar tuntutan rekan-rekan. Akan kami teruskan ke jajaran terkait, termasuk Polsek Kulim, untuk menindaklanjuti secara hukum," tuturnya.



Para pendemo membawa atribut berupa spanduk bertuliskan tuntutan tegas, antara lain; "Usut tuntas kematian Farisman Laia, tetapkan tersangka pemilik galian C ilegal" serta "Hentikan Seluruh a

Aktivitas Tambang sebelum Korban Berjatuhan Lagi". 


Hingga berita ini ditayangkan, Polda Riau belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jadwal penyidikan kasus tersebut. Namun, polisi memastikan akan mempelajari laporan keluarga korban dan bukti-bukti di lapangan. * (Denny W)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar