Scroll to top

Halal Bihalal Asian Agri: Dari Dapur hingga Energi

Author
By administrator
08 Apr 2026, 22:06:45 WIB Riau
Halal Bihalal Asian Agri: Dari Dapur hingga Energi

GEGAS || PEKANBARU – Momentum Idulfitri dan Halal Bihalal dimanfaatkan industri kelapa sawit untuk memperkuat sinergi sekaligus menegaskan kontribusinya bagi perekonomian nasional dan ketahanan energi berkelanjutan. 


Hal ini mengemuka dalam acara Halal Bihalal yang digelar Asian Agri bersama Apical di Pekanbaru, Rabu (8/4/2026) malam.


Kegiatan yang dihadiri insan pers tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk membahas peran luas industri sawit, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga sektor industri dan energi masa depan.


Head of Corporate Communications RGE Agri, Prama Yudha Amdan, menegaskan bahwa Halal Bihalal merupakan momen refleksi untuk membawa nilai-nilai kebaikan dan integritas ke dalam praktik industri. 


Menurut dia, sektor hulu sawit telah mencerminkan prinsip ekonomi sirkular, di mana hampir seluruh bagian tanaman dimanfaatkan secara optimal.


“Minyak sawit tidak hanya untuk pangan dan energi, tetapi limbahnya juga diolah kembali menjadi pupuk maupun sumber energi. Ini menunjukkan bahwa setiap bagian memiliki nilai dan mendukung keberlanjutan,” ujarnya.



Ditambahkannya, potensi besar industri sawit juga ditopang oleh tata kelola yang baik melalui praktik budidaya berkelanjutan serta penggunaan bibit unggul. 


Asian Agri, kata dia, berkomitmen meningkatkan produktivitas tanpa ekspansi lahan baru, sekaligus menjalankan program peremajaan tanaman secara konsisten.


Lebih jauh, Prama menekankan bahwa keberlanjutan tidak dapat dicapai secara mandiri. Kolaborasi antara perusahaan dan petani menjadi kunci utama dalam menciptakan dampak yang lebih luas.


“Melalui kemitraan, kita dapat tumbuh bersama dan saling menguatkan. Ini adalah semangat bermitra yang terus kami dorong,” ucapnya.


Di sisi hilir, Apical memperluas nilai tambah sawit melalui rantai pasok terintegrasi dan inovasi produk. Minyak sawit kini berkembang tidak hanya sebagai minyak goreng, tetapi juga menjadi bahan oleokimia, lemak fungsional, hingga energi terbarukan seperti Sustainable Aviation Fuel (SAF).


Transformasi ini menunjukkan bahwa sawit telah berkembang menjadi ekosistem industri yang menyeluruh—dari kebun, proses produksi, hingga produk akhir yang digunakan masyarakat secara luas, termasuk dalam mendukung transisi energi.


Perwakilan insan pers Riau, H. Zurfa Irwan, mengapresiasi konsistensi perusahaan dalam membangun hubungan dengan media. Menurutnya, kegiatan Halal Bihalal menjadi jembatan penting dalam membangun kepercayaan antara perusahaan dan publik.


“Kuncinya adalah keterbukaan dan saling percaya. Dari situ hubungan baik dan dukungan akan terus terjaga,” ujarnya.


Menutup kegiatan, pihak perusahaan menegaskan bahwa hubungan yang kuat dengan media merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan jangka panjang. * (Denny W)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar