Scroll to top

Tersedot Pusaran Arus, Warga Lipatkain Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Paku

Author
By administrator
01 Jan 2024, 21:23:00 WIB Riau
Tersedot Pusaran Arus, Warga Lipatkain Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Paku

GEGAS.CO || LIPATKAIN - Jasad Faniaman Waruwu (21), warga Camp PT PSPI Distrik Lipatkain ditemukan tewas mengapung di bendungan Desa Sungai Paku, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Senin (1/1/2024).

Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Kampar Kiri Kompol Mhd Daud membenarkan hal itu. Disebutkannya, korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di Bendungan Sungai Paku Lipatkain Kecamatan Kampar Kiri.

"Pihak kami mendapatkan laporan ada warga yang tenggelam di Bendungan Sungai Paku Lipatkain Kecamatan Kampar Kiri sekitar pukul 10.30 WIB," jelas Kapolsek.

Kompol Mhd Daud pun membeberkan insiden yang menimpa korban. Ketika itu korban bersama temannya Ikuti Nduru (24) dan Setiaman Waruwu (19) sekitar pukul 10.00 WIB mandi di Bendungan Sungai Paku. 

Pada saat mandi, korban dibawa arus gulungan (pusaran) air bendungan ke dasar bendungan termasuk kedua temannya. Namun Ndru dan Setiaman berhasil menyelamatkan diri.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Kampar Kiri Kompol MHD Daud SH langsung memerintahkan personel piket pelayanan Polsek Kampar Kiri untuk turun dan cek TKP serta menghubungi pihak Basarnas. 

Selanjutnya dilakukan pencarian terhadap korban oleh pihak Polsek Kampar Kiri, Koramil 05 Kampar Kiri bekerja sama dengan warga setempat.

"Sekitar pukul 11.50 WIB, korban berhasil ditemukan sekitar 20 meter dari TKP dalam keadaan meninggal dunia," jelas Kapolsek.

Jenazah langsung dibawa menuju camp PT PSPI Distrik Lipatkain menggunakan ambulans Desa Sungai Paku untuk dilakukan pemakaman.

"Atas kejadian tersebut pihak keluarga korban sudah ikhlas dan tidak akan menuntut terhadap pihak manapun," ucap Kompol Mhd Daud. 

Kapolsek Kampar Kiri menghimbau Pemerintah Desa Sungai Paku Kecamatan Kampar Kiri segera memasang spanduk himbauan di sekitar bendungan oleh agar pengunjung bendungan lebih berhati-hati dan waspada untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan bersama. (Denny W)


Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Komentar dengan Akun Facebook:
Tulis Komentar