GEGAS.CO || PEKANBARU - Ketua Dewan Pengurus Provinsi Jamiyah Batak Muslim Indonesia (DPP JBMI) Riau Indra Pomi Nasution, S.T., M.Si mengajak masyarakat di Bumi Lancang Kuning untuk merawat keberagaman suku, agama, golongan dan budaya, untuk hidup yang hormanis dan lebih baik.
Karena keberagaman Nasional, kata Indra Pomi yang juga Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru ini, merupakan sebuah berkah dari Allah.
"Akan tetapi, jika tidak bisa merawatnya bisa menjadi masalah. Oleh karenanya, kita masyarakat Riau mesti merawat keberagaman itu,'' tutur dalam perbincangan dengan wartawan, Sabtu (21/10/2023).
Menurut Indra Pomi, keberagaman nan damai ini sudah diwariskan oleh para leluhur dan pendiri Bangsa yang dikenal dengan semboyan ''Bhinneka Tunggal Ika''.
Bhinneka Tunggal Ika, lanjutnya, merupakan nafas yang menjadi komitmen kita semua untuk maju bersama. Komitmen ini diperkuat dengan falsafah Batak ''Dalihan na tolu'', warisan berharga yang menjadi modal masyarakat Sumatera Utara (Sumut) dalam menjaga toleransi terhadap perbedaan.
Apalagi, menurut Indra Pomi, memasuki Pesta Demokrasi, suhu politik mulai hangat. Ketua DPP JBMI Riau ini berharap perbedaan termasuk terkait pilihan politik, tidak membuat masyarakat di Bumi Lancang Kuning ini tidak menimbulkan perpecahan dalam kehidupan sehari-hari.
"Perbedaan pilihan politik, itu hal yang lumrah. Jangan jadikan perbedaan ini jadi pemicu perpecahan,'' tuturnya seraya tak menampik Bangsa ini memang sedang memasuki fase tantangan besar.
Di sini lah, sebutnya, keberagaman itu akan diuji. Kekuatan pondasi Kebhinekaan kita akan diuji saat menyambut pesta demokrasi lima tahunan, Pemilu 2024.
DPP JBMI sudah mendeklarasikan Ikrar Merajut Keberagaman di Nusantara dengan Falsafah Pancasila & Semangat Dalihan Na Tolu di GOR Sumut, Kamis (19/10/2023) lalu.
Ikrar Merajut Keberagaman di Nusantara ini dihadiri dan dibuka langsung Wakil Presiden Republik Indonesia Prof Dr KH Ma'ruf Amin didampingi Ketua Umum JBMI Arif Rahmansyah Marbun dan diikuti 12.000 orang dari elemen masyarakat lintas agama, suku dan budaya.
Ikrar Merajut Keberagaman di Nusantara ini bertujuan mewujudkan Indonesia yang kuat dan tangguh! * (Denny W)
