GAGAS.CO || PEKANBARU - Memanfaatkan momen Roodshow Bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang berada di Kota Pekanbaru, puluhan pengunjukrasa dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Gerakan Pemantau Aparatur Negara (LSM GEMPUR) Riau menggelar aksi di gerbang Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati).
Dalam aksinya, Selasa (26/09/2023) siang, Alex Sumbogo, Koordinator Aksi GEMPUR Riau meminta KPK untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan sapi madura senilai Rp1,6 miliar oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau.
Selain itu, massa LSM GEMPUR Riau juga mendesak Kejati untuk melakukan penyidikan dan penyelidikan adanya dugaan korupsi dan pengaturan lelang pengadaan sapi Madura tahun anggaran 2022 yang merugikan kerugian negara sebesar Rp1,6 miliar.
''Kami meminta KPK ataupun Kejati Riau untuk memeriksa dan menahan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk mempermudah proses penyidikan dan penyelidikan,'' ucapnya.
Alex meminta pihak penyidik Kejati Riau untuk memeriksa dan menahan oknum yang terlibat dugaan korupsi dan pengaturan lelang pengadaan sapi Madura tersebut.
Selain berorasi secara bergantian, massa juga membentangkan spanduk panjang yang salah satunya memajang foto wajah Kepala DPKH Provinsi Riau Herman, S.T., M.T yang di sisi kanannya berisi apa yang menjadi tuntutan para pengunjurkasa.
Usai menyampaikan orasinya, massa diterima Kasi Penkum Kejati Riau Bambang Heripoerwanto.
Kepada massa pengunjukrasa, Bambang mengapresiasi penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai.
''Tentang apa yang menjadi tuntutan akan kami teruskan ke atasan melalui PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Red) Kejati Riau,'' pungkasnya. * (Denny W)
GEMPUR Riau Desak KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi Madura Senilai Rp1,6 Miliar
By administrator
26 Sep 2023, 15:48:39 WIB
Riau
